ShoutMix chat widget

Jumat, 06 Mei 2011

Home » » MEMPELAJARI MANASIK HAJI DAN ADAB PERJALANAN

MEMPELAJARI MANASIK HAJI DAN ADAB PERJALANAN

      Seyogianya juga dalam perjalanan hajinya itu ia berteman dengan orang-orang pilihan yang taat,ber taqwa, dan berilmu. Hendaknya menghindari teman yang bodoh dan fasik.
      Seyogianya ia mempelajari dan mendalami  tuntunan yang benar untuk amalan Haji dan Umrahnya, dan menanyakan apa yang tidak diketahui, agar ia benar-benar mengerti dan melakukan haji atas dasar ilmu.
       Jika mulai menaiki hewan tunggangan, kendaraan, pesawat atau kendaraan lainnya, disunnahkan mengucapkan:
بسم الله  والحمد لله
Kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan:
الله أكبر ،الله أكبر ،الله أكبر
سبحان الذي سخر لنا هدا وما كنا له مقرنين
، وإنا إلى ربنا لمنقلبون
، اللهم إني  أسألك في سفري هذا البر والتقوى
 ، ومن العمل ما ترضى
اللهم هون علينا سفرنا هذا واطو عنا بعده،
اللهم أنت الصاحب في السفر والخليفة في الأهل
اللهم إني أعوذ بك من وعثاء السفر وكابة المنظر
وسوء المنقلب في المال والأهل
Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar.
Maha Suci Tuhan.
Yang telah menundukan semua ini untuk kami.
Dan kami tidaklah mampu mengusainya.
Dan sesungguhnya hanya kepada  Tuhan kamilah kami akan kembali.
Ya Allah,
Kumohon kepada-Mu dalam perjalananku ini,kebajikan, taqwa, dan amal yang engkau ridhai.
Ya Allah,
Jadikanlah perjalanan kami ini ringan, dan dekatkanlah kejauhannya.
Ya Allah,
Engkaulah pendamping (kami) dalam perjalanan ini dan (engkaulah) pengganti kami dalam keluarga kami.
Ya Allah,
Aku berlindung kepada-Mu dari beban beratnya perjalanan pemandangan yang menyedihkan,dan kesudahan buruk pada harta dan keluarga (kami).


     Hendaknya ia amalkan ini, karena tuntunan ini adalah benar (shahih) dari Nabi s.a.w. Diriwayatkan oleh Muslim dari hadits Ibnu Umar radhiyallahu'anhuma.
     Dan, seyogianya dalam perjalanan,ia memperbanyak dzikir, istighfar, memanjatkan do'a kepada Allah dan menunduk kepada-Nya, serta membaca Al-Qur'an dan menghayati maknanya. Di samping itu hendaknya ia senantiasa memelihara shalat lima waktu dengan berjema'ah. Hendaknya ia menjaga  lisannya dari mengobral kata yang tak jelas  sumbernya, dan dari membicarakan  hal-hal yang tidak berguna, serta dari senanda gurau yang  berlebihan, Hendaknya  ia juga menjaga lisannya dari dusta, munggunjing, adu domba, dan mengejek kawan-kawan dekatnya maupun saudara-saudara muslim lainnya.
    Justru  seyogianya ia menanam kebajikannya di tengah-tengah kawan-kawannya dan menahan diri, jangan sampai mengganggu atau menyakiti mereka.
Seyogianya ia mengajak mereka berbuat yang ma'ruf dan mencegah mereka berbuat yang mungkar, dengan cara bijaksana dan memberikan nasehat yang baik sesuai dengan kemampuan.

2 komentar:

Selamat Datang Di Blok-ku